KEAJAIBAN AL QUR’AN

KEAJAIBAN AL QUR’AN Ciri khas Al Qur’an, yang diwahyukan 14 abad yang lalu, dan hikmah Maha-Agung yang dikandungnya, merupakan bukti mutlak bahwa Kitab Suci ini merupakan Kalam Allah. Selain itu, Al Qur’an memiliki banyak mukjizat yang membuktikannya sebagai wahyu Allah. Di antaranya adalah sejumlah fakta-fakta ilmiah, yang hanya dapat kita temukan dengan menggunakan teknologi abad ke-20, dinyatakan di dalam Al Qur’an 1400 tahun yang lalu. Fakta-fakta ini, yang tidak mungkin dapat diketahui di masa Al Qur’an diturunkan, sekali lagi memperlihatkan di hadapan manusia zaman sekarang, bahwa Al Qur’an adalah benar-benar perkataan Allah.

Rabu, Juli 29, 2009

Mengelola Berita & Mensikapi Perbedaan


يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS 49: 6)

Saudaraku seiman rahimakumullah, mari kita buka kembali lembaran sejarah Rasulullah saw. Betapa susahnya beliau ketika tersebar berita bohong tentang perselingkuhan antara istri beliau Aisyah ra dengan Shafwan ra yang dimotori oleh Abdullah bin Ubay bin Salul. Padahal keduanya adalah orang-orang yang mulia dan bersih dari tuduhan kotor itu. Akan tetapi berita bohong sudah terlanjur menyebar ke seluruh pelosok negeri, banyak orang termakan olehnya, dan menciptakan instabilitas di dalam rumah tangga Rasulullah saw.

Di era Teknologi Informasi ini umat Islam harus belajar lebih disiplin dalam mengelola arus informasi yang mempunyai potensi ditumpangi oleh berita bohong.

Yang pertama yang harus diperhatikan adalah tanggung-jawab kita sesama muslim yang digambarkan oleh Rasulullah saw bagaikan satu bangunan untuk saling melindungi dan saling mengokohkan satu bagian terhadap yang lain. Begitu pula untuk saling menutup aib satu terhadap yang lain, agar Allah menutup aib kita kelak di akherat. Untuk itu ketika kita mendengar berita yang tidak baik yang ditujukan kepada saudara kita sesama muslim, maka mestinya sikap yang kita tunjukkan adalah tidak percaya kepada berita tersebut, sampai kita mendapatkan bukti atau kesaksian dari orang yang diberitakan tersebut.

Ke dua, selalu ada dua sisi dari sebuah mata uang. Maka ketika menanggapi sebuah berita hendaknya kita tidak memandangnya dari satu sisi saja. Tidak hanya mempercayai satu pihak saja (yang memberitakan) tetapi juga mempertim-bangkan pandangan pihak lain yang menjadi obyek berita. Jangan sampai kita menjadi Dajjal (Pembohong) yang digambarkan oleh Rasulullah saw bermata satu, yang memandang persoalan hanya dengan sebelah mata. Allah swt mengingatkan jangan karena kebencian kita terhadap suatu kaum menyebabkan kita berbuat tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. (QS 5: 8).

Yang ketiga kalau kita mendengar berita miring tentang orang Islam atau sekelompok umat Islam hendaknya kita bertabayun, seperti dalam ayat yang dikutip di atas (QS 49: 6). Hendaknya kita menguji kebenaran berita tersebut kepada orang yang diberitakan dan mencari informasi terkait dari banyak pihak. Sehingga kita tidak keliru dalam mensikapinya dan tidak menimpakan mushibah kepada orang lain.

Seandainya kita menjadi anggota dari satu kumpulan masyarakat yang hidup secara berjama’ah, maka tips yang ke empat Allah swt menuntunkan kepada kita untuk segera menyampaikan berita tersebut kepada pimpinan kita (QS 4: 83). Apalagi terhadap berita tentang keamanan. Berita yang belum jelas kebenarannya dapat menimbulkan masalah di tengah-tengah umat. Sehingga lebih aman bila ditangani oleh pimpinan. Setiap warga yang ingin mengetahui kebenaran berita itu dapat mengakses langsung kepada pimpinan mereka.

Ke lima, dengan ikhlas karena Allah semata kita menyampaikan teguran, nasehat dan saran yang membangun kalau kita menjumpai saudara kita dalam kekeliruan. Allah menuntun kita untuk tawashau bilhaq, tawashau bishshabr, dan tawashau bilmarhamah. Bahkan seandainya pimpinan melakukan kesalahan hendaknya sebagai makmum kita dengan ikhlas menyampaikan teguran. Rasulullah saw memberitakan bahwa orang beriman itu tidak keberatan melakukan tiga hal yakni beramal ikhlas karena Allah, menegur pimpinan, dan tetap berada dalam jama’ah.

Yang ke enam, di dalam menegur jangan ada perasaan sombong di dalam hati kita. Jangan sampai merasa bahwa diri kita lebih baik dari orang yang kita tegur. Mungkin dia salah atau jelek dalam satu hal, tetapi dia pasti memiliki kebaikan dalam banyak hal. Jangan pula merasa diri kita suci, hanya Allah saja yang mengetahui orang yang bertakwa (QS 53: 32).

Yang ke tujuh demi keselamatan kita masing-masing di hadapan Mahkamah Agung fi yaumilhisab kelak hendaknya kita tidak mencari-cari kesalahan orang lain (QS 49: 12). Biasanya orang yang mencari kesalahan orang lain itu disebabkan karena kekerdilan jiwanya. Sesak dada dan sempit hatinya ketika melihat kemajuan orang lain. Sehingga muncul niat jahat untuk menghambat, menjegal, bahkan merobohkannya. Persis seperti sikap orang-orang munafik yang diberitakan Allah dalam QS 4: 61 (Kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.)

Yang ke delapan dengan semangat kebersamaan mari kita sama-sama ruju’ ilal-haq. Lapang dada dalam menerima kebenaran meskipun berbeda dengan pengetahuan, pemahaman, dan keyakinan kita selama ini. Kita harus yakin al haq itu datangnya dari Allah, maka hendaknya kita tidak ragu-ragu dalam mengikutinya (QS 2: 147).

Yang terakhir, hendaknya kita berlapang dada dalam menerima perbedaan dan pandai mengembangkan sikap toleran. Jangan sampai kita menganggap orang yang berbeda pendapat sebagai lawan yang harus dijatuhkan. Mari kita sama-sama belajar dari Rasulullah saw dan para sahabat dalam mengelola perbedaan. Semoga Allah swt membimbing kita menuju persatuan, amin

by DR. Abdurrahman Suparno
Sumber :www.mta-online.com

Belajar Islam dengan Petunjuk Digital

Cara Shalat (Download File)

Satu lagi saya berbagi sebuah manual mengenai Islam dari banyak sumber belajar Agama Islam di dunia Internet. Ada banyak multimedia designer Islam yang secara produktif membuat materi-materi digital dan disediakan secara online serta dengan mudah diunduh (download) oleh siapapun.

Salah satunya adalah petunjuk melakukan shalat (atau sholat, salat, solat). Saya mendapatkan 2 file berbentuk EXE dan SWF (berbasis Macromedia Flash) ini dari beberapa sumber di Internet. May Allah reward the designer, forgive him/her and his/her parents...

Download langsung disini:
- Petunjuk shalat (versi 1) (format EXE, 701 KB)
- Petunjuk shalat (versi 2) (format SWF, 1670 KB)

Keterangan, unzip file-file ini terlebih dahulu, file berbentuk EXE bisa langsung di klik untuk membukanya. Namun yang berbentuk SWF, bukalah dulu browser anda (IE, Firefox, Opera, Chrome, Safari, dll), kemudian drag (klik dan tarik) file ke ruang browser anda.

Saya mengumpulkan file-file atau materi digital lain mengenai Islam dalam kategori tersendiri yaitu Islam Digital. Klik disini untuk melihat koleksi keseluruhan. Materi akan terus diperbanyak dan disesuaikan dengan perkembangan. Mudah-mudahan bermanfaat...

Baca juga tulisan mengenai cara download file Al-Quran dan Hadis serta petunjuk cara melakukan Wudhu.

Namun, mohon perhatian terutama bagi saudara-saudaraku Muslim di Indonesia yang memiliki banyak perbedaan-perbedaan kecil dalam melakukan ritual-ritual agama dibanding dengan saudara Muslim kita dari Arab atau belahan bumi lainnya.

Jangan dilihat perbedaannya, namun lihat esensinya. Dalam mencoba mengimplementasikan petunjuk-petunjuk ini, padukan juga dengan materi lain seperti buku-buku padanannya berbahasa Indonesia yang tersedia di toko-toko buku atau tempat lain seperti perpustakaan mesjid didekat anda.

Sebagian besar materi-materi ini juga masih berbahasa Inggris, mohon jika anda memiliki materi berbahasa Indonesia, bagilah informasinya disini.

BELAJAR AL QUR'AN DIGITAL

Sekarang jaman sudah maju, banyak umat Islam didalam berdakwah sudah menggunakan Al-Quran Digital. "Kalau anda mau, bawa flashdisk ke saya, silahkan copy gratis." Dia mengatakan bahwa Al-Quran yang dijalankan diatas PC ini bisa melakukan banyak hal, salah satunya adalah mencari keyword apapun yang ingin anda cari dalam Al-Qur'an. Wah, kalaulah para ulama Islam sudah tidak gaptek begini, maka syi'ar agama Islam pasti akan lebih cepat tersebar secara elektronis. Setahu saya, memang sudah ada banyak Al-Quran elektronik berbagai versi yang ada, mulai dari versi MP3 suara, versi untuk ponsel hingga yang berformat ala ensiklopedia digital.
Maka cara berdakwah semakin mudah dengan kemajuan teknologi IT ini.Saya mencoba membuktikannya menggunakan sebuah versi ala ensiklopedia digital bernama Al-Quran Digital yang dibuat dengan teknologi sederhana "help file for Windows" (atau CHM, compiled HTML). Namun, walaupun menggunakan teknologi simple dan dibuat tahun 2004, aplikasi ini ternyata sangat lengkap dan detail. Carilah "zakat" misalnya, maka anda akan mendapat 44 ayat yang mengandung kata "zakat". Isi per ayat lengkap dengan tulisan Arab dan terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Baca juga tulisan saya tentang download file cara shalat dan cara wudhu, serta kumpulan tulisan tentang Islam Digital disini.

Daftar isi disusun berdasar nama surah, masing-masing surah dapat di-collapse dalam rincian per ayat serta info mukadimah dan penutup. Klik masing-masing ayat, maka akan ada isi bahasa Arab dan terjemahan Bahasa Indonesia.

Kemudian ada index dalam susunan topik misalnya hukum pidana, ibadah, ilmu, dll. Masing-masing topik terbagi lagi dalam sub-topik yang sangat rapi tersusun. Klik sub-topik perkawinan misalnya akan membawa anda ke rincian topik lain yang lebih rinci seperti perintah nikah, pertunangan, akad nikah, dst yang masing-masing berisi ayat-ayat yang menerangkan hal tersebut.

Sekali lagi, dibuat dengan teknologi sangat sederhana, namun membuatnya beroperasi sangat cepat di PC, sangat mudah pengoperasiannya karena berupa "file help" yang biasa kita dapati di OS Microsoft Windows.

Akurasinya? Saya belum bisa berkomentar. Silahkan submit komentar anda untuk memberikan pandangan...

Aplikasi ini menyebutkan bahwa copyright adalah milik "Allah SWT". Salut pada pengembangnya yang beralamat di http://www.alquran-digital.com. Dijamin produk ini akan menjadi amal jariyah bagi pembuatnya. Amin...

Silahkan download versi lengkap berbentuk EXE (installer file) berukuran 9.52 MB di situs nya. Atau anda bisa mengunduhnya per pecahan bagian berukuran 800 KB. Saya upload juga sebagai backup disini, siapa tahu website asli bermasalah atau bahkan hilang. Langsung klik kanan disini dan save...

Sebagai perbandingan, silahkan lihat disini, untuk Al-Quran (plus Hadis) versi digital yang berbeda, namun menggunakan teknologi mirip dengan yang saya review. Klik disini untuk mendapatkannya.

Download lengkap di arsip yang saya upload tersendiri disini:

- HaditsWeb3.zip
- AlQuranDigital21.zip

Klik langsung link download diatas, save ke PC anda, format file dalam bentuk ZIP, jadi UnZIP dulu. File cukup besar 9 MB dan 4 MB, jadi perlu waktu bila sambungan Internet anda pelan. Jika telah ter-download dan ter-unzipped, langsung klik saja ke file tersebut, maka insya Allah aplikasi bisa langsung terbuka. Hanya jalan di Microsoft Windows.

Entri Populer